Joko Widodo: Potensi besar Industri Fashion Muslim di Indonesia - WARNAHITAM

Joko Widodo: Potensi besar Industri Fashion Muslim di Indonesia

7 bulan yang lalu      Fashion

WarnaHitam.com – Istana Bogor kala itu, mendadak ramai karena beberapa orang datang dengan pakaian yang fashionable berbalut corak khas Indonesia. Ternyata pada 26 April lalu beliau mengundang beberapa anggota komunitas IFC atau biasa disebut Indonesian Fashion Chamer, untuk datang ke Istana Bogor. Pada kesempatan kali ini Bapak Presiden Joko Widodo, membahas mengenai potensi besar industri muslim fashion tanah air, tampak di pertemuan tersebut datang Ali Charisma selaku ketua IFC, Deden Siswanto, Rosie Rahmadi dan banyak lagi.

Potensi ini dilihat, ketika beliau diminta untuk membuka acara Muslim Fashion Festival yang dibuka pada tanggal 19 April lalu. Tidak hanya berpidato dan mengesahkan pembukaan acara tersebut, Pak Jokowi juga turut menikmati beberapa busana karya desainer handal Indonesia di hari pertama. Beliau juga berkata disela-sela pidatonya kepada khalayak ramai “Industri Muslim Fashion memiliki potensi yang sangat besar, acara seperti ini harus dibudayakan untuk bisa menguasai pasar dalam negeri maupun luar negeri”ucap Pak Jokowi.

Muslim Fashion Festival Joko Widodo, Warna Hitam

Dari sumber yang terpercaya, beliau memiliki data yang mengatakan bahwa, dalam satu tahun total pembelian mencapai Rp 166 Trilliun sumbangan dari industry fashion, dalam industry Fashion Muslim sendiri menyumbang Rp 54 Trilliun. Nominal setinggi itu bukan jumlah yang kecil, maka Presiden Joko Widodo memantapkan diri serta jajarannya untuk membantu Industri Muslim Fashion dengan suntikan dana.

Dengan optimis Presiden Joko Widodo berkata, nantinya Indonesia akan menguasai Industri Fashion Muslim, kolaborasi antara pemerintah, pebisnis dan juga desainer diperlukan disini. Peluang tersebut masih terbuka lebar bagi Indonesia.

Muslim Fashion Festival Joko Widodo, Warna Hitam

Nampaknya pertemuan tersebut berbuah manis, rencana awal Pak Jokowi ternyata juga ditangkap baik dengan jajaran IFC. Ali Charisma salah satu perwakilan dari IFC, sebelum diundang ke Istana ternyata juga sudah menyiapkan audiensi mengenai hal ini.

Bahkan IFC juga memberikan sebuah print out kepada Pak Jokowi, yang berisikan penjelasan mengenai Muslim Fashion Festival dan perbandingannya dengan parade fashion dunia. Dalam kesempatan tersebut nampaknya para anggota IFC ingin mengadakan Muffest dua kali dalam setahun. Hal tersebut bukan sesuatu yang muluk, tetapi mengadaptasi dengan parade fashion di luar negeri. Fashion Show yang diadakan di Eropa biasanya juga dilakukan 2 kali dalam setahun, biasanya pada musim panas dan musim dingin.

Hal ini tentunya akan berbanding lurus, dengan nilai pendapatan yang akan didapat. Sebagai negara yang mayoritas muslim tentunya kesempatan itu terbuka lebar. Pada pertemuan tersebut anggota IFC tidak hanya dijamu oleh Presiden Jokowi, disana tampak terlihat Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan juga kepala Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Koleksi busana muslim di JCC kemarin dapat dilihat di WarnaHitam.com dan Gadiza.co.id ya, semoga bermanfaat.




Komentar Artikel "Joko Widodo: Potensi besar Industri Fashion Muslim di Indonesia"