Platform Ibadah Haji - WARNAHITAM

Platform Ibadah Haji

9 bulan yang lalu      Tips

WarnaHitam.com - Pada saat musim ibadah haji, terdapat terobosan terbaru yang diluncurkan Kementrian Budaya dan Informasi  Arab Saudi (MOCI) telah resmi merilis 2 platform digital yang menyajikan berbagai informasi dan khasanah keilmuan yang ditujukan kepada para jemaah yang sedang melaksanakan Ibadah Haji di Mekkah maupun jemaah yang akan mempersiapkan dan juga belajar seputar Ibadah Haji.

 

Platform yang saat ini kita bicarakan adalah : SaudiWelcomesTheWorld.org dan Hajj2017.org .

 

Platform SaudiWelcomesTheWorld.org mengirimkan pesan yang bertema kebaikan yang mampu mendekatkan orang-orang diseluruh dunia. Platform ini juga senantiasa berbagi berbagai cerita unik dan inspiratif para jemaah haji dari seluruh dunia. Platform ini juga berperan membuka jendela informasi kepada dunia mengenai perjalanan jemaah haji yang dipaparkan dengan menarik bertujuan untuk membahi ilmu dan berbagai nilai-nilai islam yang sesungguhnya.

 

Fungsi tersebut juga melengkapi platform Hajj2017.org yang memberikan berbagai informasi laporan terkini dan juga berita seputar pelaksanaan Haji tiap tahun.

Melalui portal ini pula para wartawan mampu mengakses dan mendunduh berbagai materi seperti foto, siaran perse, infografis bahkan saluran streaming resmi bagi para pengguna.

 

Ibadah Haji merupakan salah satu rukun Islam, yang diamalkan dengan cara melakukan ibadah haji ke kota suci Mekkah seperti yang sudah dituangkan kedalam Al-Quran. Seorang Muslim yang sudah dewasa serta mampu secara fisik dan finansial diwajibkan untuk mengikuti haji setidaknya sekali dalam seumur hidup.

 

Pada awal tahun lalu Presiden Joko Widodo telah meneken keppres nomor 7 tahun 2018 mengenai biaya penyelenggaran Ibadah Umroh tahun 1439 Hijriyah. Ditandatangani oleh presiden pada 10 April 2018 keppres tersebut mengatur besaran anggaran untuk para jemaah yang akan melakukan ibadah haji dan tim pemandu haji daerah di setiap embarkasi.

 

Direktur pelayanan Haji dalam negeri Ahda Barori menjelaskan kedua poin diatas merupakan pokok utama yang diatur dalam keppres. Biaya jemaah haji reguler digunakan untuk penerbangan haji, sebagian biaya juga digunakan untuk pemondokan di Mekkah, dan biaya hidup selama melakukan ibadah tanah suci. Semua anggaran itu juga sudah termasuk dengan pelayanan haji di dalam dan luar negeri.

 

Saat ini kementrian agama juga sedang menyiapkan aturan tentang teknis pelunasan biaya haji tersebut. Nantinya keputusan tersebut akan diterbitkan dalam bentuk keputusan Menteri Agama dan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan umrah.

 

Baca sebelumnya: Buah tangan ketika haji umroh




Komentar Artikel "Platform Ibadah Haji"